Selasa, 30 November 2021

Manajemen Anggaran (Budgeting): Panduan Dasar Lengkap

 Berikut ini adalah panduan dasar lengkap tentang manajemen anggaran (budgeting) di perusahaan seperti yang akan diulas oleh blog jurnal by Mekari disini. Seperti apa? Baca sampai selesai ya!

A budget is telling your money where to go, instead of wondering where it went” Begitulah ungkapan Dave Ramsey seorang Penasehat keuangan asal Amerika Serikat.

Istilah penganggaran atau budgeting seringkali Anda jumpai ketika ingin membeli atau memerlukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Misalnya saja Anda dalam satu bulan mendapatkan gaji katakanlah Rp. 5.000.000, dari jumlah uang tersebut, berapa uang yang akan Anda habiskan untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda?

Nah, Saat itulah Anda sedang melakukan proses budgeting.

Untuk itu, Jurnal by Mekari akan menjelaskan apa itu pengertian manajemen anggaran (budgeting) secara lengkap sebagai panduan dasar Anda terutama dalam memulai bisnis atau kegiatan.

Pengertian Budget atau Anggaran Perusahaan Adalah

Secara umum budget atau anggaran adalah proses perkiraan atau memperhitungkan antara harta atau pendapatan yang dimiliki dengan pengeluaran untuk kebutuhan di masa mendatang.

Dasar perkiraannya pun berbagai macam yaitu data, peristiwa di masa lalu, risiko di masa depan.

Perkiraan-perkiraan tersebut kemudian dianalisis dan diukur dengan kemampuan Anda untuk memenuhi tujuan yang ingin dicapai.

Singkatnya, budgeting adalah proses dimana Anda memperkirakan berapa uang yang harus Anda keluarkan berdasarkan kemampuan Anda mengeluarkan uang tersebut.

Namun, anggaran juga bukan hanya sebatas pada keuangan pribadi tapi juga keuangan bisnis yang disebut dengan anggaran perusahaan.

Anggaran perusahaan sendiri adalah sebuah paket rencana yang disusun sesuai dengan tujuan yang akan dicapai oleh perusahaan dalam satu periode mendatang yang diukur dengan satuan unit moneter.

Penganggaran juga termasuk bagian dari ilmu mikro ekonomi yang menunjukkan bagaimana sebuah organisasi atau perusahaan melakukan trade-off yaitu meletakkan aspek tertentu dan mengganti aspek lainnya untuk mendapatkan goals yang akan dicapai organisasi atau perusahaan tersebut.

KOSAKATAtrade-off adalah proses tarik-ukur dimana terdapat dua pilihan, dan mengorbankan pilihan lainnya untuk mendapatkan aspek nilai yang lebih baik.

Fungsi dan Tujuan Anggaran Adalah Sebagai Berikut

Seperti yang sudah dijelaskan di atas manfaat dan tujuan anggaran adalah memberikan gambaran pada perusahaan atau organisasi terhadap bottom line atau goals yang akan dicapai pada periode tertentu.

Lalu fungsi lainnya dari penganggaran atau budgeting adalah seperti apa?

  • Sebagai bentuk komunikasi bottom-up kepada pihak manajemen tinggi atau pihak terkait dalam suatu proyek atau pekerjaan pada periode tertentu. Sehingga manajemen tahu apa yang menjadi prioritas pengeluaran.
  • Sebagai bahan penilaian kelayakan suatu pekerjaan atau proyek yang akan dilakukan.
  • Sebagai bahan review perencanaan terhadap keuangan organisasi atau perusahaan untuk menentukan resource apa yang pantas digunakan berdasarkan nilai keuangan.
  • Sebagai alat ukur, pembanding, evaluasi, kontrol terhadap performa kegiatan atau proyek yang telah dikerjakan.
  • Memastikan bisnis berjalan sesuai rencana dan komitmen. Sehingga segala pengeluaran terukur.
  • Mengukur sisa keuangan yang nantinya bisa digunakan untuk periode selanjutnya.
  • Sebagai acuan dalam mengambil keputusan dalam menerapkan metode pelaksanaan sehingga sumber daya yang tersedia dapat dimaksimalkan.
sumber : Jurnal entrepreneur

 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar